Menu

Neville Dan Giggs Mengijinkan Penghuni Liar Tinggal

Sekitar 30 orang tunawisma yang telah mendirikan kamp di sebuah bangunan kosong yang dimiliki oleh dua mantan pemain Manchester United telah diberitahu bahwa mereka dapat tinggal selama musim dingin.

Gary Neville dan Ryan Giggs berencana untuk merenovasi gedung bekas Bursa Efek di pusat kota Manchester menjadi sebuah hotel mewah. Wesley Hall, seorang aktivis hak asasi manusia, mengatakan ia telah berbicara dengan Neville di telepon dan diberitahu bahwa mereka bisa tinggal sampai Februari ketika pekerjaan pembangunan akan dimulai. Kelompok penghuni liar itu diusir dari blok kantor kosong pada pekan lalu. Hall mengatakan ketika berbicara kepada pengembang yang bekerja di bangunan tersebut pada hari Jumat ia diberikan telepon untuk berbicara langsung dengan Gary Neville.

‘Bangunan Indah’

“Dia berbicara kepada saya dia berkata, ‘Begini, saya tidak punya masalah Anda tinggal di sini, jaga bangunan ini dan hormati bangunan yang aslinya,” katanya. Dia menambahkan bahwa memberikan para tunawisma itu tempat untuk tinggal adalah “garis hidup”. “Orang-orang ini tidak mendapatkan makanan bergizi, sistem kekebalan tubuh mereka rendah dan mereka sedang sekarat. “Yang dibutuhkan adalah seseorang untuk menempatkan atap di atas kepala mereka dan memberi mereka sedikit dukungan,” katanya.

Wesley Dove, yang telah kehilangan tempat tinggal sejak 12 bulan terakhir dan tinggal di tenda, mengatakan: “Ini adalah bangunan yang indah, sekarang kita tahu bahwa kita bisa tinggal di sini, kita bisa mulai melakukan pekerjaan. Ini memberikan sedikit keamanan untuk musim dingin..”

Izin perencanaan untuk mengubah gedung Bursa Efek di Norfolk Street menjadi sebuah hotel mewah dengan 35 kamar tidur diberikan pada awal tahun ini, dan mantan rekan satu tim di Manchester United, Neville dan Giggs mendanai proyek tersebut. Bangunan yang terdaftar sebagai kelas II, yang mereka beli seharga 1.5 juta Pounds, akan memiliki pusat kebugaran, spa, atap teras untuk anggota dan restoran di lantai dasar, menurut arsitek AEW.