Menu

Low – Insiden Paris Mengejutkan Timnas Jerman

Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low mengatakan timnya merasa ‘hancur dan terkejut’ setelah tiga orang penggemar tewas dalam ledakan bom di Stade de France ketika pertandingan antara timnya dengan tim nasional Perancis berlangsung di tengah serangkaian insiden kekerasan yang terjadi di kota Paris.

Tim peraih trofi juara dunia tersebut kalah dalam pertandingan itu dengan skor 2-0, namun perhatian semua orang segera beralih ke hal-hal yang lebih serius yang terjadi di luar lapangan ketika laporan mengenai berbagai insiden yang terjadi di beberapa penjuru kota selama pertandingan di daerah pinggiran kota, Saint-Denis.

Sebuah ledakan keras terdengar dengan sangat jelas di stadion selama pertandingan berlangsung dan Presiden Federasi Sepakbola Perancis, Noel Le Great kemudian membenarkan bahwa tiga orang penggemar telah meninggal dunia karena ledakan itu.

Berita mengenai terjadinya sejumlah penembakan dan ledakan di kota Paris segera menyebar dengan cepat selama permainan tengah berlangsung, dan para penggemar tetap berada di dalam stadion walaupun pertandingan sudah berakhir cukup lama. Low mengatakan kepada ARD: “Kita semua merasa sangat hancur dan terkejut. Bagi saya pribadi, pertandingan sudah tidak lagi menjadi prioritas yang utama. Kami sekarang akan menyarankan apa yang harus dilakukan. Kami merasa sangat bingung pada saat ini. Ketika saya mendengar suara ledakan itu, saya bisa membayangkan apa yang tengah terjadi. “

Manajer tim Jerman, Oliver Bierhoff menambahkan: “Ada rasa ketidakpastian yang besar, ketakutan yang besar dan suasana hati yang aneh di ruang ganti. “Sangat terlihat betapa terkejutnya para pemain. Mereka segera mengambil ponsel mereka untuk mencari informasi ataupun untuk menelepon ke rumah. “