Menu

Pelatih Sampdoria Senang Timnya Bangun Dari Keterpurukan Minggu Lalu

Marco Giampaolo yang merupakan pelatih dari UC Sampdoria , merasa puas dengan sikap yang ditunjukkan oleh para pemainnya saat menjamu rivalnya A.C. Chievo Verona di Stadio Luigi Ferraris kemarin. Padahal dalam pertandingan tersebut mereka hanya bermain imbang dengan peringkat dibawahnya.

Dalam pertandingan tersebut, sebenarnya Blucerchiati mampu tampil unggul menghadapi sang tamu saat itu. Mereka mampu menguasai bola dengan baik di kedua babaknya. Selain itu mereka juga mampu meluncurkan lebih banyak serangan dari pada Gialloblu.

Sampdoria juga mampu menjebol gawang lawan terlebih dahulu dalam waktu 11 menit setelah pertandingan dimulai. Gol tersebut dihasilkan oleh Fabio Quagliarella yang mampu memanfaatkan umpan manis dari Stefano Sorrentino. Dan saat mencoba hingga turun minum mereka tak mampu menggandakan angka walaupun sempat melakukan beberapa kali serangan.

Setelah babak kedua dimulai, dengan sangat mengejutkan Roberto Inglese berhasil menjebol gawang Sampdoria setelah kick off. Umpan silang dari Fabio Depaoli mampu dibenamkan menuju pojok kiri bawah gawang dan skor menjadi 1-1. Sempat mencoba meluncurkan serangan namun kedua masih tak mampu merubah papan skor hingga babak kedua berakhir.

Walaupun gagal mempertahankan keunggulan awal yang diberikan kepada striker mereka, pelatih Sampdoria tersebut percaya bahwa timnya mampu menunjukkan ketahanan yang lebih besar dibandingkan pertandingan sebelumnya dimana mereka terpuruk oleh keperkasaan Lazio minggu lalu dengan kebobolan tujuh kali walaupun sempat membalas dengan tiga gol.

“Tim menunjukkan reaksi yang baik dalam hal komitmen dan dalam hal apa yang saya cari,” kata Giampaolo kepada wartawan di Marassi. “Hasilnya adalah bagian dari permainan. Hari ini saya melihat sikap yang benar, terlepas dari kenyataan kami memiliki beberapa masalah.”

Giampaolo menambahkan bahwa pertandingan akhir pada pekan depan menghadapi Udinese, akan menentukan usahanya dalam mengakhir musim ini di 10 besar . “Untuk tempat kesepuluh, kami langsung bertatap muka pada hari Minggu depan di Udine. Saya pikir pertandingan akan menentukan banyak hal. Sekarang, kita akan memikirkan memulihkan energi kita.”.

Jika mereka bisa tidak kalah terhadap udinese yang berada terpaut satu peringkat dengan selisih 3 poin, mereka akan memastikan dirinya di 10 besar namun jika tidak, ada kemungkinan mereka turun peringkat menggantikan rivalnya di posisi 11.