Menu

Akhir Laga Philipp Lahm yang Emosional

Philipp Lahm secara resmi telah menyudahi kariernya sebagai pemain sepakbola. Sang kapten Bayern Munich tersebut akui kalau saat-saat perpisahan yang berlangsung di Allianz Arena telah bikin perasaan yang dirasakan bercampur aduk.

Laga antara Bayern melawan Freiburg yang berlangsung pada hari Sabtu (20/5/2017), menjadi sebuah pertandingan pamungkas Lahm. Di pertandingan itu, Lahm bermain menjadi starter dan tampil dalam waktu 87 menit. Pemain bek yang berumur 33 tahun tersebut ikut menolong Bayern menangkan laga dengan skor telak 4-1.

Ketika Lahm keluar dari lapangan dan digantikan oleh Rafinha, ia diberi tepuk tangan yang meriah dari banyaknya para pendukung Bayern yang telah berada di bangku penonton stadion. Ia pun disalami oleh para rekan satu timnya di lapangan, sang pelatih Carlo Ancelotti, dan ofisial Bayern di bench.

Pada akhir pertandingan, Lahm angkat trofi juara Bundesliga untuk kali terakhir. Pesta juara tersebut menjadi waktu perpisahan dirinya dengan Die Roten.

“Yang dirasakan semua bercampur aduk. Ketika Anda rayakan untuk kali terakhir bersama para rekan,” ujar Lahm usai laga.

“Ini terasa amat emosional. Apa yang saya lewati dengan para pendukung, tim, dan para rekan 1 tim saya di tempat ini merupakan yang terakhir kalinya,” kata dia.

Lahm catatkan 517 performa dengan Bayern. Ia dapatkan jumlah 21 trofi dengan klub yang ia bela tersebut, yaitu di ajang Bundesliga (8), DFB Pokal (6), Liga Champions (1), Piala Super Eropa (1), Piala Dunia Antarklub (1), Piala Super Jerman, (3) dan DFL Ligapokal (1). Tak hanya itu, ia pun membawa Jerman jadi juara Piala Dunia tahun 2014.

“Berada di atas lapangan dengan tim dan para pelatih merupakan hidup saya. Klub ini telah seperti sebuah komunitas raksasa. Saya bakal rindu dengan mereka,” sambung Lahm.

“Saya miliki amat banyak waktu yang fantastis dengan semua orang di tempat ini. Para rekan satu tim, para pendukung dan semuanya. Yang paling oke untu kalian semua,” imbuh dia.