Menu

untuk Financial Fair Play, Roma Relakan 3 Pemain Pilar

Sang presiden AS Roma James Pallotta memberi penjelasan tentang alasan klubnya relakan 3 pemain pilar di bursa transfer musim panas ini. Bagi Pallotta, Roma lakukan itu hanya untuk Financial Fair Play.

Roma sudah jual pemain sayap Mohamed Salah pada Liverpool sampai dengan nominal 42 juta euro (sekitar 638 miliar rupiah), kemudian pemain gelandang Leandro Paredes ke Zenit Saint Petersburg senilai 23 juta euro (sekitar 350 miliar rupiah), dan yang terakhir pemain bek Antonio Ruediger ke Chelsea sampai dengan nominal 35 juta euro (sekitar 532 miliar rupiah).

Penjualan para pemain tersebut memunculkan rasa kecewa di kalangan tifosi Roma, yang selanjutnya memberi kritik Pallotta dan Direktur Olahraga Monchi. Namun, Pallotta miliki penjelasan berhubungan dengan soal ini. Bagi dirinya, Roma perlu menjual pemain supaya tidak melanggar Financial Fair Play.

“Kami lakukan beberapa penjualan tersebut untuk Financial Fair Play. Monchi berusaha dengan amat oke, kami miliki rancangan bersama dan kami membicarakan semuanya bersama-sama,” ucap Pallotta.

“Kami miliki rancangan untuk bursa transfer. Ada daftar nama pemain yang tengah kami analisa, kami telah pikirkan sebagian di antara mereka dalam waktu yang cukup lama,” sambung dia.

“Kami tengah pikirkan para pemain sesuai dengan potensi yang mereka miliki,” imbuh Pallotta.

Pallotta pun tegaskan kalau klubnya tidak ada rencana menjual pemain gelandang Radja Nainggolan, yang baru-baru ini dikaitkan dengan Manchester United dan Inter Milan, dan juga pemain bek Kostas Manolas.

“Nainggolan dan Manolas bakal terus bersama kami. Mereka tidak bakal pindah dari Roma,” imbuh dia.

Pada bursa transfer musim panas ini, Roma sudah rekrut pemain bek tengah Hector Moreno, bek kanan Rick Karsdorp, dan juga 2 orang pemain gelandang, Lorenzo Pellegrini dan Maxime Gonalons.